Tuesday, 14 February 2017

Object Lesson for ValentineDay

Capturing kids' attention for a Bible lesson is easy using this science object lesson for Valentine's Day!  Curiosity is one thing that drives us to learn, and that is probably more true when it comes to teaching children.
Items needed:   piece of paper towel for each student, plain pen, red markers, cups or bowls of water
Bible truth:  The point we want to get across to children using this lesson is that - first our hearts are empty without God's love and second that God means for us to share His love with others!
Bible verses:
John 3:16 - "For God so loved the world that He gave His one and only Son, that whoever believes in Him shall not perish but have eternal life."
1 John 4:19 -  "We love because he first loved us."
Romans 5:8 - "But God demonstrates His own love for us in this: While we were still sinners, Christ died for us."
John 14:23 - "Jesus replied, "If anyone loves me, he will obey my teaching. My Father will love him, and we will come to him and make our home with him."
John 7:38 - "Whoever believes in me, as the Scripture has said, streams of living water will flow from within him."
Matthew 22:37-39 - " Jesus replied: " 'Love the Lord your God with all your heart and with all your soul and with all your mind.'  This is the first and greatest commandment.  And the second is like it: 'Love your neighbor as yourself.'"

PEPERANGAN ROHANI

Peperangan Rohani ( Spiritual Battle)


“SPIRITUAL BATTLE” (PEPERANGAN ROHANI)

“Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu”. ( Efesus 6: 12-13)
       Gambar : Perlengkapan Perang serdadu ( tentara Romawi)       

Efesus 6 : 11
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis

Bila suatu gereja mengalami stagnasi selama lima tahun karena tidak ada jiwa baru yang dimenangkan, dan bila dalam pertemuan ibadah sudah tidak terjadi mujizat maupun manifestasi rohani maka sesungguhnya gereja sedang mengalami krisis dan kemerosotan kerohanian. Gereja seperti itu berhasil diteror dan ditaklukkan oleh Iblis.
Tahukah anda bahwa di setiap daerah ada oknum-oknum yang tidak terlihat namun punya kuasa untuk menentang terjadinya kebangkitan rohani atau pemulihan rohani atas umat manusia. Oknum-oknum itu yang kita kenal dari Rasul Paulus sebagai pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia yang gelap serta roh-roh jahat di udara.
Mereka sering disebut orang kuat atau peguasa teritorial. Mereka itu antek-antek atau sekutu dari Iblis/Satan. Setan-setan dengan hirarki tersebut berhasil menipu, mengintimidasi, meneror, menguasai, dan membuat benteng-benteng atau kediaman pada roh, jiwa dan tubuh manusia. Jika mereka sudah menguasai satu orang maka mereka akan memperlebar atau melipatgandakan pengaruh/kekuasaan mereka hingga mereka menguasai suatu masyarakat dan daerah.
Mereka selalu merasuk pikiran dan hati banyak orang sehingga banyak orang dibutakan, lalu menentang atau menolak pengenalan yang benar akan TUHAN (II Korintus 10:5)
Tapi syukur pada Allah karena Yesus sudah memberikan kemenangan kepada gereja-Nya. Tuhan Yesus sudah berhadapan dan mengalahkan Iblis. Bahkan Tuhan Yesus sudah masuk ke alam maut atau sarang si Iblis. Kini giliran gereja-Nya mengalahkan setan-setan dan penguasa territorial atas setiap suku, kaum, bangsa dan bahasa.
Ia juga memberikan perlengkapan senjata supaya gereja-Nya bisa mengalahkan tipu muslihat setan dan merebut setiap daerah dan masyarakat yang masih terbelenggu oleh roh-roh agamawi, penyembahan berhala, sihir, percabulan dan kebinasaan.
Ada pun Senjata Untuk Bertahan Dari Serangan Setan Sehingga Kita Tidak Jatuh Dalam Dosa:
1. Kuasa Darah Yesus (Wahyu 12:11)
    Pemahaman akan peristiwa penyiksaan dan kematian Yesus di kayu salib memberikan jaminan rasa aman dan keberanian pada kita. Kita menyadari betapa Dia mengasihi kita
    2. Firman Allah Yang Menjadi Ketopong Keselamatan (Efesus 6:17)
      Setiap perkataan TUHAN yang kita ingat dan menjadi rhema akan melindungi pikiran kita.
      3. Kuasa Pujian dan Penyembahan dalam Roh dan Kebenaran
        Pemahaman kita terhadap darah Yesus dan rhema firman Allah membuat orang percaya menaikkan pujian dan penyembahan yang benar. Penyembahan yang benar membuat kita berkenan di hati Allah dan hal itu mendatangkan otoritas/wibawa ilahi.
        4. Berdiri tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan (Efesus 6:14)
          Manifestasi kita tunduk pada Allah maka kita menyukai kebenaran dan keadilan.
          5. Dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman,
          sebab dengan perisai itu kita akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat (Efesus 6:16)

            Senjata Untuk Menyerang Setan Sehingga Seseorang atau Suatu Daerah Terjadi Pelepasan, Kelepasan, Kesembuhan, Pemulihan dan Kebangkitan Rohani:
            1) Kuasa Nama Yesus (Filipi 2:9-10)
              Oleh karena nama- Yesus segala penyakit lenyap, begitu juga roh-roh jahat dan semua penguasa teritorial gentar dan takluk
              2) Kuasa Doa dan Pusa. Berdoa setiap waktu di dalam Roh untuk segala orang Kudus (Efesus 6:18)
                Tuhan Yesus menambahkan dengan puasa karena ada hal-hal yang bisa ditaklukkan hanya dengan doa dan puasa. Berdoa dalam Roh akan membangun manusia rohani kita dan Roh Kudus akan membantu kita dalam berdoa bagi orang-orang kudus.
                3) Firman Allah Yang Menjadi Pedang Roh (Efesus 6:17)
                  Setiap perkataan TUHAN yang kita ingat dan menjadi rhema akan menjadi senjata untuk menyerang balik argumentasi setan
                  4) Berkasutkan Kerelaan Memberitakan Injil Damai Sejahtera (Efesus 6:15)
                    Kerelaan hati dalam memberitakan Injil mendatangkan Kerajaan Allah. Sama seperti Yesus yang melayani dan memberitakan Injil dengan tulus hati, penuh belas kasihan dan tanpa paksaan.
                    5) Kuasa Perkataan Kesaksian (Wahyu 12:11)
                      Ada beberapa kesaksian: a)Kesaksian perubahan hidup orang Kristen karena kasih Yesus; b)Kesaksian karena ketaatan kita pada Firman-Nya; dan c)Kesaksian karena jiwa-jiwa yang diselamatkan.
                      Ketiga hal kesaksian anak-anak Allah bisa dinyatakan dalam bentuk tulisan, perkataan/lisan maupun nyanyian syukur.
                      Sebagai anggota tubuh Kristus kita harus menghidupi dan menggunakan ke sepuluh senjata ampuh yang diberikan Allah tersebut untuk melawan tipu muslihat dan dakwaan Iblis.
                      Sumber: www.jawaban.com & Bunga Bakung blogspot
                      Tuhan memberkati.