Friday, 16 July 2021

Romans 15:13

May the God of hope fill you with all joy and peace as you trust in him, so that you may overflow with hope by the power of the Holy Spirit.


God Bless!

Tuesday, 23 June 2020

1st Post in 2020

24th June 2020 -Wednesday

My first post in 2020....

GoodBye Terengganu... 

Welcome to my hometown Sabah, North Borneo...

Still Fighting COVID19 -Would be Keep in World History

God Bless!!!

Friday, 21 June 2019

 Lalu bagaimana sebagai orang percya atau orang kristen kita memandang akan hal ini ?. Apakah ini juga merupakan sebuah keharusan dalam hal ini valentine day merupakan hari yang harus dirayakan ?. Jawabannya adalah segala sesuatu yang tidak diperintahkan oleh Allah dalam kebenaran FirmanNya bukanlah sebuah kewajiban atau sesuatu yang harus dirayakan.
[23:04, 13/02/2018] emmy_line: Sebenaranya berbicara tentang hari kasih sayang bagi orang kristen tidak harus terikat pada hari tertentu dan bulan tertentu, karena yang Tuhan mau adalah setiap anak-anakNya harus hidup saling mengasihi, bahkan yang Firman Tuhan ajarkan kepada kita bukan saja orang yang kita cintai atau orang-orang yang ada disekeitar kita yang kita sayangi saja yang harus kita kasihi, tetapi musuh sekalipun harus kita kasihi. (Matius 5:43 – 44, Lukas 6:27, 35).
[23:04, 13/02/2018] emmy_line: Kalau Firman Tuhan berbicara tentang kasih sayang, itu merupakan wujud nyata dari bentuk kasih sayang Allah kepada setiap manusia yang mau kembali kepadaNya. Didalamnya termasuk orang percaya atau setiap anak-anak Tuhan, yang mau kembali kepada Tuhan dan sungguh-sungguh mau hidup takut akan Dia.
[23:08, 13/02/2018] emmy_line: Jadi kalau manusia didunia terikat dengan bulan tertentu, tanggal tertentu, atau hari tertentu untuk menyatakan wujud kasih sayangnya secara special kepada orang yang ia cintai atau ia sayangi, maka itu bukanlah hal yang terbaik yang perlu dilakukan oleh setiap orang percaya, sebab orang percaya harus bercermin kepada kasih sayangnya Allah yaitu “kasih setia abadi” jadi setiap hari kasih itu harus dinyatakan kepada sesama manusia dengan tidak memandang bulu dan tidak mengharapkan balasan apapun.
[23:09, 13/02/2018] emmy_line: Firman Tuhan katakan didalam Ayub 6:14 Siapa menahan kasih sayang terhadap sesamanya, melalaikan takut akan Yang Mahakuasa. Jadi mengasihi sesama bahkan mengasihi musuh adalah bagian dari takut akan Allah, oleh sebab itu setiap hari kita harus meyatakan kasih Allah terhadap sesama, bahkan kepada musuh sekalipun adalah merupakan kasih sayang yang sesungguhnya.

Ingat pesan ini:

Karena kasih sayang Allah yaitu kasih setiaNya yang abadi, manusia bisa memiliki pengharapan untuk beroleh keselamatan didalam Kristus Yesus lewat pengorbananNya.
Kasih Allah tidak terikat kepada tanggal, hari, bulan atau waktu tertentu, sebab kasih setiaNya abadi.
Hanya orang-orang yang mau meresponi kasih sayang Allah dengan berbalik kepada Allah dan hidup dalam perintah Allah serta melakukan kehendakNya, maka merekalah yang akan menerima keselamatan kekal.
SIBKT - 14.06.2019
Ms Arriona
Bro. Andrew
Psalms 37:4  So will your delight be in the Lord, and he will give you your heart's desires.

BERGEMBIRALAH KERANA TUHAN

Bergembira karena Tuhan ialah mendambakan dan menikmati dekatnya kehadiran Allah serta kebenaran dan kekudusan firman-Nya (bd. Ayub 22:26; Ayub 27:10; Yes 58:14). Allah memberikan keinginan hati orang yang bergembira karena Tuhan.

Mazmur 37:3-6 (TB)  Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.

1) Allah akan menjawab seruan hati kita jikalau keinginan hati kita sesuai dengan kehendak-Nya

Yohanes 15:7 (TB)  Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

2) Apabila kita bergembira karena Allah dan kehendak-Nya, maka Allah sendiri menanamkan di dalam diri kita berbagai keinginan yang kemudian digenapi oleh-Nya

Filipi 2:13 (TB)  karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Kolose 3:23 (TB)  Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

2 Tawarikh 15:14-15 (TB)  Mereka bersumpah setia kepada TUHAN dengan suara yang nyaring, dengan sorak-sorai dan dengan tiupan nafiri dan sangkakala.
Seluruh Yehuda bersukaria atas sumpah itu, karena dengan segenap hati mereka bersumpah setia dan dengan kehendak yang bulat mereka mencari TUHAN. TUHAN berkenan ditemui oleh mereka dan mengaruniakan keamanan kepada mereka di segala penjuru.

Kisah Para Rasul 2:46-47 (TB)  Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,
sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
21.06.2019 / Friday
SIB K.T
Pimpin: Pelajar UMT 
Kotbah: Bro. Andrew
Tema: Bernaung Di bawah kasih Tuhan

Where is the Safe place in the world.?
Iceland, Newzeland ( sumber google)
For christian @ anak2 Tuhan the safest place is in Psalm 91: 1-4 

Mazmur 91:1-4 (TB)  Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. 

1. Mazmur ini menawarkan keamanan bagi anak-anak Allah, yaitu mereka yang menyerahkan diri pada kehendak dan perlindungan Yang Mahakuasa dan setiap hari berusaha untuk hidup di hadapan Allah. Makin banyak kita tinggal di dalam Kristus dan firman-Nya, menjadikan Dia hidup dan tempat tinggal kita, makin melimpahlah sejahtera kita dan makin besar kelepasan kita pada saat-saat bahaya. ( Maz 17:8; Mat 23:37; Yoh 15:1-11).

2. Mazmur ini mengungkapkan keamanan orang yang sepenuhnya mengandalkan Allah; kita diyakinkan bahwa Allah akan menjadi perlindungan kita dan bahwa kita dapat mencari perlindungan-Nya pada saat-saat bahaya rohani dan jasmaniah.
3. Allah melindungi dan memberkati orang benar yang mengandalkan Dia, Maz 91:1-2; Allah sendiri berjanji akan memberkati orang yang percaya padanya, Maz 91:14-16.

4. Pemazmur mengatakan bahwa hal itu hanya ditemukan di dalam satu Pribadi, yaitu Tuhan Allah! Pemazmur menghubungkan perlindungan bukan dengan tempat atau dengan keadaan melainkan dengan pribadi Allah sendiri, satu-satunya jaminan bagi umat-Nya untuk menghadapi segala kesulitan dan keadaan yang mengerikan (ayat 3-4)! Tuhan berjanji bahwa Ia tidak akan membiarkan umat-Nya terjerat dalam kesulitan tanpa jalan keluar dan binasa dalam penyakit. Sekalipun tubuh kita dapat dikalahkan oleh penyakit, tetapi jiwa kita aman dalam lindungan-Nya. Ia melindungi umat-Nya dari kuasa si jahat, dan membebaskan mereka dari ketakutan terhadap bahaya (ayat 5-8). Umat-Nya tidak perlu takut karena kesetiaan-Nya adalah jaminan bagi mereka bagaikan perisai dan pagar tembok yang kokoh (ayat 4,9). 

5. Tuhan tidak menjanjikan kekebalan terhadap kesulitan dan kesesakan. Ia berjanji, "Aku akan menyertai dia dalam kesesakan" (ayat 15). Bagi siapakah janji itu diberikan? Pertama, bagi orang yang mengenal nama Tuhan dan yang menjadikan-Nya sebagai tempat perlindungan dan kubu pertahanannya (ayat 2). Kedua, bagi orang yang senantiasa hidup dalam persekutuan dengan Tuhan, yang senantiasa berseru kepada-Nya, dan yang menjaga komunikasinya dengan Tuhan pada setiap saat. - melalui doa, menyembah di dalam roh dan kebenaran.

6. Banyak kekuatiran dan ketakutan muncul ketika kita berusaha untuk memperjuangkan keinginan dan rencana kita. Hanya ketika kita menyerahkan seluruh hidup kita kepada Allah supaya Ia menggenapi rencana-Nya dalam setiap aspek dan waktu hidup kita maka kita menemukan kedamaian dan keamanan sejati. 

7. Doa lebih dari sekadar permohonan atau keluhan! Doa adalah penyembahan, ucapan syukur, dan pernyataan iman kita kepada Tuhan. Doa yang seperti itulah yang didengar dan dijawab Tuhan. Seperti yang ternyata di dalam Mazmur 91 ini. Mazmur ini secara indah melukiskan kehidupan doa yang didengar Tuhan. 

8. Pemazmur memastikan bahwa Allah dapat dipercayai karena Dia adalah tempat perlindungan setiap orang yang takut kepada-Nya dan tidak mengandalkan yang lain (9-13). Apa pun jenis penderitaan itu, sakit penyakit (3, 6), musuh yang berupaya membinasakan (5), atau aneka malapetaka (10), kalau Tuhan sudah menyatakan perlindungan-Nya maka perlindungan itu sudah pasti!

9. Mazmur ini bukan menjanjikan kekebalan dari penderitaan, melainkan penyertaan, kekuatan, dan kelepasan dari hal tersebut. Ketika kita mengalami sakit, penderitaan kerana perbuatan orang yang memusuhi kita, atau situasi ekonomi teruk, kita harus ingat, bahawa semua itu terjadi bukan karena Tuhan tidak mengasihi dan tidak peduli kepada kita, atau bahwa Tuhan tidak berdaya menolong kita. Tetapi berserulah kepada Tuhan dan angkatlah iman kita kepada-Nya, percayalah bahwa Dia Tuhan yang mendengar pergumulan anak-anak-Nya.
(Mazmur 22:3 (TB)  (22-4) Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel)

10. Meski demikian, pencobaan (Yak. 1:2-4, 12), penganiayaan (Yoh. 15:18; 2Tim. 2:12), dan penderitaan (Flp. 1:29) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman hidup orang Kristen. Karena melalui kesusahan, iman kita diperdalam (Yak. 2:3), persekutuan kita dengan Allah diperkaya (Flp. 3:10) dan kita mengalami sukacita dalam kesulitan (Yoh. 17:13; 1Ptr. 4:13; 2Kor. 12:10). 

Yakinlah akan perlindungan Tuhan! 
AMEN
07.06.2019 Friday
SIB K.T
Pimpin: UMT's student
Kotbah: Bro. Andrew Soh
Tema: Apakah Tuhan menolong saya?

Firman Tuhan: Yoh 21: 1-14

Sebesar apapun masalah kitq Tuhan tidak akan meninggalkan kita. Dia tetap ada untuk membantu kita.

Iblis musuh kita, yang akan menjatuhkan kita, serta menjauhkan kita dari Tuhan

Pegang Tuhan, pegang iman, fokus kita harus sentiasa tertuju kepada Tuhan
Bijaksanalah di Hadapan Allah
Mazmur 2:1-1

Pernahkah Anda tertawa menyaksikan tingkah laku orang lain? Mungkin karena Anda merasakannya sebagai sesuatu yang lucu atau aneh. Mungkin juga Anda menganggapnya sebagai kebodohan karena menurut Anda semestinya tidak begitu. Dan Anda langsung berhenti karena menyadari hal itu merupakan pelecehan karena telah menganggap rendah orang lain.

Dalam bacaan hari ini kita menyaksikan bagaimana Allah menertawakan manusia. Namun, tindakan ini bukan merupakan pelecehan karena Allah menertawakan kedegilan hati manusia yang berusaha melawan Allah dan orang pilihan-Nya (2). Aneh rasanya manusia mencoba melawan Sang Pencipta. Tetapi itulah yang terjadi. Menanggapi hal itu Allah menegaskan bahwa Ialah yang memilih dan menugaskan orang yang telah dipilih-Nya.

Mazmur ini merupakan mazmur mesianis, sejatinya pula merujuk kepada Mesias yang akan diutus dan diurapi-Nya. Mesias yang akan mengalami tantangan dari lahir hingga mati-Nya. Meskipun demikian, Allah Bapa akan memberikan segala kuasa kepada-Nya (8). Penulis Kitab Ibrani mengutip mazmur ini ketika hendak menjelaskan kemesiasan Yesus Orang Nazaret (Ibr. 1:5, 5:5).

Karena itulah, pemazmur mendorong para raja di bumi untuk bertindak bijaksana di hadapan Allah (10). Para hakim pun didorong tidak hanya mendengarkan kata-katanya sendiri dalam mengambil keputusan dalam sidang pengadilan, tetapi sungguh mau mendengarkan sabda Tuhan sendiri. Para pemimpin dinasihati untuk beribadah kepada Allah. Itu berarti mereka harus mau mengakui dengan tulus keberadaan Allah dan bersedia menyembah-Nya. itu berarti sebagai pemimpin mereka harus bertindak adil terhadap rakyatnya karena rakyat pada dasarnya adalah milik Allah sendiri. Jika pemerintah dunia berbuat semaunya, maka Allah sendiri yang akan menjadi lawan mereka.

Dan melawan Allah sejatinya merupakan kebodohan semata karena Allah sungguh Mahakuasa. Ialah yang menurunkan dan menaikkan para penguasa dunia.