Friday, 21 June 2019

21.06.2019 / Friday
SIB K.T
Pimpin: Pelajar UMT 
Kotbah: Bro. Andrew
Tema: Bernaung Di bawah kasih Tuhan

Where is the Safe place in the world.?
Iceland, Newzeland ( sumber google)
For christian @ anak2 Tuhan the safest place is in Psalm 91: 1-4 

Mazmur 91:1-4 (TB)  Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. 

1. Mazmur ini menawarkan keamanan bagi anak-anak Allah, yaitu mereka yang menyerahkan diri pada kehendak dan perlindungan Yang Mahakuasa dan setiap hari berusaha untuk hidup di hadapan Allah. Makin banyak kita tinggal di dalam Kristus dan firman-Nya, menjadikan Dia hidup dan tempat tinggal kita, makin melimpahlah sejahtera kita dan makin besar kelepasan kita pada saat-saat bahaya. ( Maz 17:8; Mat 23:37; Yoh 15:1-11).

2. Mazmur ini mengungkapkan keamanan orang yang sepenuhnya mengandalkan Allah; kita diyakinkan bahwa Allah akan menjadi perlindungan kita dan bahwa kita dapat mencari perlindungan-Nya pada saat-saat bahaya rohani dan jasmaniah.
3. Allah melindungi dan memberkati orang benar yang mengandalkan Dia, Maz 91:1-2; Allah sendiri berjanji akan memberkati orang yang percaya padanya, Maz 91:14-16.

4. Pemazmur mengatakan bahwa hal itu hanya ditemukan di dalam satu Pribadi, yaitu Tuhan Allah! Pemazmur menghubungkan perlindungan bukan dengan tempat atau dengan keadaan melainkan dengan pribadi Allah sendiri, satu-satunya jaminan bagi umat-Nya untuk menghadapi segala kesulitan dan keadaan yang mengerikan (ayat 3-4)! Tuhan berjanji bahwa Ia tidak akan membiarkan umat-Nya terjerat dalam kesulitan tanpa jalan keluar dan binasa dalam penyakit. Sekalipun tubuh kita dapat dikalahkan oleh penyakit, tetapi jiwa kita aman dalam lindungan-Nya. Ia melindungi umat-Nya dari kuasa si jahat, dan membebaskan mereka dari ketakutan terhadap bahaya (ayat 5-8). Umat-Nya tidak perlu takut karena kesetiaan-Nya adalah jaminan bagi mereka bagaikan perisai dan pagar tembok yang kokoh (ayat 4,9). 

5. Tuhan tidak menjanjikan kekebalan terhadap kesulitan dan kesesakan. Ia berjanji, "Aku akan menyertai dia dalam kesesakan" (ayat 15). Bagi siapakah janji itu diberikan? Pertama, bagi orang yang mengenal nama Tuhan dan yang menjadikan-Nya sebagai tempat perlindungan dan kubu pertahanannya (ayat 2). Kedua, bagi orang yang senantiasa hidup dalam persekutuan dengan Tuhan, yang senantiasa berseru kepada-Nya, dan yang menjaga komunikasinya dengan Tuhan pada setiap saat. - melalui doa, menyembah di dalam roh dan kebenaran.

6. Banyak kekuatiran dan ketakutan muncul ketika kita berusaha untuk memperjuangkan keinginan dan rencana kita. Hanya ketika kita menyerahkan seluruh hidup kita kepada Allah supaya Ia menggenapi rencana-Nya dalam setiap aspek dan waktu hidup kita maka kita menemukan kedamaian dan keamanan sejati. 

7. Doa lebih dari sekadar permohonan atau keluhan! Doa adalah penyembahan, ucapan syukur, dan pernyataan iman kita kepada Tuhan. Doa yang seperti itulah yang didengar dan dijawab Tuhan. Seperti yang ternyata di dalam Mazmur 91 ini. Mazmur ini secara indah melukiskan kehidupan doa yang didengar Tuhan. 

8. Pemazmur memastikan bahwa Allah dapat dipercayai karena Dia adalah tempat perlindungan setiap orang yang takut kepada-Nya dan tidak mengandalkan yang lain (9-13). Apa pun jenis penderitaan itu, sakit penyakit (3, 6), musuh yang berupaya membinasakan (5), atau aneka malapetaka (10), kalau Tuhan sudah menyatakan perlindungan-Nya maka perlindungan itu sudah pasti!

9. Mazmur ini bukan menjanjikan kekebalan dari penderitaan, melainkan penyertaan, kekuatan, dan kelepasan dari hal tersebut. Ketika kita mengalami sakit, penderitaan kerana perbuatan orang yang memusuhi kita, atau situasi ekonomi teruk, kita harus ingat, bahawa semua itu terjadi bukan karena Tuhan tidak mengasihi dan tidak peduli kepada kita, atau bahwa Tuhan tidak berdaya menolong kita. Tetapi berserulah kepada Tuhan dan angkatlah iman kita kepada-Nya, percayalah bahwa Dia Tuhan yang mendengar pergumulan anak-anak-Nya.
(Mazmur 22:3 (TB)  (22-4) Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel)

10. Meski demikian, pencobaan (Yak. 1:2-4, 12), penganiayaan (Yoh. 15:18; 2Tim. 2:12), dan penderitaan (Flp. 1:29) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman hidup orang Kristen. Karena melalui kesusahan, iman kita diperdalam (Yak. 2:3), persekutuan kita dengan Allah diperkaya (Flp. 3:10) dan kita mengalami sukacita dalam kesulitan (Yoh. 17:13; 1Ptr. 4:13; 2Kor. 12:10). 

Yakinlah akan perlindungan Tuhan! 
AMEN

No comments:

Post a Comment